PERESMIAN KANTOR BARU MADRASAH ; LANGKAH INSTITUSI DALAM MENATA ADMINISTRASI DAN MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI

Lembaga pendidikan bila ditinjau dari perspektif manajemen modern adalah ibarat sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan dalam menjalankan roda program dan kinerjanya perlu didukung dengan fasilitas, sumber daya manusa serta kinerja pegawai yang memadai. Berangkat dari keadaan tersebut maka keberadaan kantor sebagai pusat administrasi serta koordinasi kinerja pegawai adalah sebuah keharusan yang harus dimiliki
Fahul Hidayah sebagai sebuah lembaga pendidikan mempunyai ciri khas yang sudah menjadi khittah dan telah bertahun-tahun digariskan oleh para founding fathersnya. Khittah tersebut adalah sebuah kebijakan bahwa belajar di Fahtul Hidayah adalah selama enam tahun yang dengan kata lain seorang siswa dianggap telah menyelesaikan pendidikannya jika telah menyempurnakan masa studinya selama masa tersebut. Kebijakan tersebut berdampak pada beberapa pengadaan fasiitas pendukungnya yang salah satunya adalah kantor madrasah. Kantor madrasah meskipun menaungi dua lembaga pendidikan yakni MTs dan MA Fathul Hidayah namun terintegrasi menjadi satu tempat.
Dalam perjalannya fasilitas yang disesuaikan dengan sistem tersebut mempunyai beberapa kelebihan di samping tentunya juga ada beberapa kelemahan. Kelebihan yang nampak adalah memang keguyuban serta tegur sapa baik dari tenaga penddik maupun tenaga kependidikan tampak begitu kental dan nyata. Hal in adalah maklum karena baik dari unsur pimpinan, wakil kepala, tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan terkumpul menjadi satu tempat. Namun seiring dengan perjalanan waktu, maka tuntutan terhadap lembaga baik dari segi adminstrasi maupun kinerja pegawai adalah semakin meningkat dan tidak bisa dihindari. Keadaan tersebut ditabah dengan luas kantor yang sudah tidak lagi proporsional, maka kebutuhan akan pembangunan kantor madarasah yang baru adalah sebuah kebutuhan yang sudah sangat mendesak sekali.
Berangkat dari keadaan tersebut maka segenap stake holder Fathul Hidayah berusaha menyatukan langkah dan upaya bagaimana mewujudkan sebuah bangunan perkantran yang representatif dan juga bergaya jaman kekinian. Dengan sudah terbangunnya bakal gedung perkantoran, maka hal penting yang perlu dirumuskan adalah konsep bagaimana kantor adalah sebuah tempat yang nyaman bagi pegawai, aman bagi adinistrasi dan unsur dokumentasi serta tidak meninggalkan kekhasan Fathul Hidayah yakni bagaimana kebersamaan kesalingkenalan antar individu dan kesatuan lembaga tetap terjaga.
Untuk mengajewantahkan konsep tersebut ternyata adalah sesuatu yang tidak mudah dan melalui beberapa proses musywarah, curah pendapat dan masukan beberapa pihak. Pada akhirnya konsep yang muncul adalah one office all access. Konsep ini berarti sebuah kantor yang menyatu antar dua lembaga namun dengan ruang adminstrasi yang tersendiri dan merupakan ijtihad terbaikyang diambil. Sehingga dari tiga ruangan yang ada didesainlah ruang yang selatan sebagai ruang administrasi MA Fathul Hidayah dan ruang utara sebagai pusat administrasi MTs Fathul Hidayah dan ruang tengah sebagai ruang guru yang mempunya akses terbuka baik ke ruang administrasi maupun ruang lain di kedua lembaga.
Seiring dengn kebutuhan dan perkembangan jumlah tenaga pendidikan maka kantor baru madrasah ini mempunyai beberapa kelebihan :
1. Principal room yakni sebuah ruangan yang diperuntukkan kegunaannya untuk kepala madrasah. Hal ini bertujuan untuk menjaga privacy serta meningkatkan kinerja dan menjada dokumen penting madrasah utamanya yang bersifa kepemerintahan.
2. Vice principla area yakni sebuah ruang yang peruntukannya dikhususkan unuk para wakil kepala madarash. Ruang ini dilengkapi dengan akses listrik, internet, meja dengan sekat khusus yang memungkinkan para wakil kepala unuk bekerja dengan maksmal dan fokus dengan tugasnya masing-masing.
3. Guest room yakni sebuah ruang yang menyatu di ruang administrasi tapi keperuntukannya dikhususkan untuk para tamu. Seirng dengan begitu tingginya frekwensi kunjungan tamu ke madrasah baik dari pihak kementrian Agama, wali dan khalayak umum, maka pada gedung perkantoran baru ini tiap unit lembaga mempunyai ruang tamu tersendri. Dengan demikian pelayanan dan penghormatan kepada tamu bisa senantiasa lebih ditingkatkan.
4. Staff room yakn adalah ruang yang digunakan untuk tenaga pendidikan madrasah . dilengkapi dengan seperangkat komputer maka diharapkan para tenaga kependidikan tersebut adalah bisa selalu stand by untuk menangai kebutuhan administrasi yang ada.
5. One teacher one drawer. Salah satu hal yang menarik dalam kantor ini adalah adanya laci yang tersedia bagi tiap wali kelas maupun tiap guru. Dengan terkumpulnya para tenaga pendidikan di satu ruangan maka diharapkan kebersmaan dan kesalingkenalan antar beliau adalah tetap terjaga. Didesain dengan konsep meeting room ruang in juga berfungi sebagai ruang rapat jika suatu saat dibutuhkan.
6. Pantry area yani sebuah ruangan yang bisa digunakan tiap orang untuk hal-hal yang berhubungan dengan makanan dan minuman. Mengusung tema kafe tempat ini cocok untuk sekedar mnyeduh secangir teh atau kopi hangat saat jam kosong atau di sela isirahat mengajar.
7. Men n women room yakni sebuah toilet yang dibangun unuk mengimbangi bertambahnya jumlah tenaga pendidik baik pria ataupun wanita. Dengan demikian toiet yang sekarang bertambah menjadi dua ruang menambah kecepatan dan kenyamanan para pendiidk bila diperlukan.
8. Parking area. Salah satu area yang belum dimiliki secara layak di madrasah adalah tersedianya tempat parkir yang layak bagi guru maupun tamu. Dengan pendirian kantor ini maka diikuti pula dengan penyediaan area parkir yang memadai. Penyediaan area parkir in menjadi penting demi keamanan kendaraan baik para tamu maupun guru
9. Girls toilet adalah sebuah area berupa kamar kecil yang diperuntukan bagi para siswi. Dengan keberadaan toilet ni maka para siswi tidak perlu bolak balik ke asrama tiap kali perlu buang hajat
Pada akhirnya kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Pengasuh pesantren Fathul Hidayah atas dukungan morilnya serta kepada jajaran pengurus yayasan Fathul Hidayah atas dukungan bantuan, baik moril utamanya material mulai awal hinggga akhir pelaksanaan pembangunan. Special thank juga kami sampaikan kepada panitia pembangunan yang selalu siap meluangkan waktu untuk mengawal pelaksanaan pembangunan. Semoga menjadi jariyah yang selalu bersambung sampa pada akhir masa bagi kita semua. Amien.

Leave a Comment